UMAT YANG PALING MULIA

Alhamdulilah kita masih diberikan hidayah allah . Tidak pernah bosan – bosannya kita untuk menghadiri majlis, dimana dimajlis tersebut didaung- daungkan nama junjungan nabi besar Muhammad S.A.W. dimana dijanjikan oleh Allah SWT yang masuk dalam majlis tersebut entah niatnya ingin menghadiri majlis atau sekedar hanya ingin duduk dimajlis solawat Nabi Muhammad. Niscaya keluar dari majlis tersebut diampuni dosa – dosanya oleh Allah, diberikan maghfiroh oleh Allah S.W.T

Alhamdulilah sampai saat ini kita masih selalu diundang dijamu oleh Allah untuk selalu menghadiri majlis maulid nabi seperti ini, dan insya Allah tidak berhenti disini saja tapi sampai yaumil kiyamah sampai kita menghembuskan nafas yang terakhir, kita beserta keluarga kita menjadi hamba Allah yang mencintai junjungan kita nabiullah agung nabi muhammad S.A.W

Kota kota kita, kampung kampung kita, negara  kita penuh dengan majlis majlis yang merayakan kelahiran junjungan kita nabiullah agung muhammad S.A.W. sebagaimana kita ketahui bahwa peringatan al ihtifal bimaulidi nabi, peringatan maulidnya nabi besar muhammad S.A.W itu adalah madharus syukur kita mengucapkan syukur kepada Allah S.W.T atas peringatan maulid nabi besar Muhammad S.A.W, kita bersyukur kita lahir dalam keadaan islam, kita bersyukur kita lahir dalam keadaan beriman, kita bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kita melalui perantara nabi Muhammad S.A.W. rasa sukur itu kita ucapkan kita aplikasikan dengan memperingati hari lahirnya nabi muhammad S.A.W , pada hakikatnya yang kita rayakan hari ini bukan maulid saja, kalau maulid itu hari kelahirannya nabi besar Muhammad. tetapi yang kita rayakan selain maualid adalah maulud yaitu orang yang yang dilahirkan yaitu baginda agung Muhammad s.a.w.

Rasulullah tidak pernah meninggal Rasulullah selalu hidup dihati para peecinta- pecinta nya, Rasulullah hayun fi huyubina tidak pernah meninggal , bagi mereka yang menganggap rasulullah hidup dihatinya maka akan selalu bahagia dan akan memperingati kelahirannya Rasulullah S.A.W

Kalau bukan karena Rasulullah, kita tidak berkumpul dimajlis ini , kalau bukan karena Rasulullah kita tidak solat, kalau bukan karena Rasulullah tidak diciptakan surga, kalau bukan karena Rasulullah kita tidak menjadi manusia yang paling beruntung sebagaimana difirmankan oleh Allah S.W.T KUNTUM KHOIRO UMMATI UKHRIJAT LINNAS, Kita ini lahir dimuka bumi ini tidak pernah pesen lahir menjadi umatnya nabi Muhammad S.A.W, kita lahir Alhamdulullah dalam keadaan islam dalam keadaan menjadi umatnya nabi Muhammad S.A.W yang mendapat titel langsung dari Allah sebagai sebaik- baik umat yang pernah diciptakan Allah dimuka bumi ini ialah umatnya nabi Muhammad. Umatnya nabi Isa, nabi Musa, nabi Ibrohim, nabi Adam, nabi Ya’kub dan para nabi sebelum rasulullah, mereka umat yang mulia akan tetapi derajatnya dibawah umat nabi Muhammad S.A.W. lebih agung dan mulia derajatnya umat Rasulullah S.A.W

Umatnya Rasulullah yang paling mulia sehingga ketika Rasulullah akan sakaratul maut israil turun menawarkan “ ya rasulallah aku diPerintahkan Allah untuk memberikan pilihan kepadamu apakah engkau ingin kembali bersanding dengan Allah atau akan tetap didunia bersama umatmu?” Rasull menjawab “ aku sudah rindu kepada Allah aku ingin bersanding dengan Allah, akan tetapi yang ada dibenakku bagaimana dengan keadaan umatku, bagaimana kalau aku meninggal dunia, siapa yang akan menjamin umatku, siapa yang akan menjaga umatku?” kembalilah israil menghadap Allah S.W.T. ketika datang Izroil berkata” ya muhammad Allah S.W.T mengucapkan salam kepada mu , dan Ia berkata sesungguhnya Allah mengharamkan surga sebelum engkau dan umatmu masuk terlebih dahulu kadalamnya”  Diharamkan surga atas umat umat, sebelum Rasulullah dan umatnya masuk terlebih dahulu, ini menunjukkan bahwa umat Rasulullah derajatnya paling mulia dibandingkan umat- umat rasul yang lainnya.

Sehingga nabi Adam ketika beliau berbuat salah melanggar hukum Allah hendak dihukum oleh Allah S.W.T beliau meminta maaf dengan bertawasul kepada Rasulullah. Seorang nabi seorang rasul yang pertama kali diciptakan Allah ketika ia berbuat salah dan ingin meminta maaf kepada Allah bertawasul kepada nabiAllah Muhammad S.A.W. “ ya Allah berkat Muhammad maafkanlah saya, maafkanlah kesalahan saya.”  ditanya oleh Allah S.W.T.  “wahai Adam bagaimana kamu bisa mengetahui tantang Muhammad sementara aku belum ciptakan ia” nabi Adam menjawab “aku melihat dilangitmu, aku melihat di ars mu aku melihat di surgamu aku melihat disetiap pintu, setiap tiang surga engkau menyandingkan nama muhammad setelah namamu. LA ILAHA ILALLAH MUHAMMADDARRASULULLAH, dan aku yakin engkau tidak akan menyandingkan nama Muhammad terkecuali Muhammad itu mahluk yang paling engkau cintai.” Allah menjawab “engkau benar wahai Adam Muhammad adalah mahluk yang paling aku cintai, kalau bukan karena Muhammad aku tidak akan menciptakan engkau, kalau bukan karena Muhammad dunia tidak saya ciptakan, kalau bukan karena Muhammad surga tidak saya ciptakan, kalau bukan karena Muhammad kenikmatan yang ada dimuka bumi ini tidak saya ciptakan“.   semua yang diciptakan oleh Allah S.W.T semata – mata untuk nabi Muhammad S.A.W . akhirnya karena bertawasul kepada Rasulullah dimaafkan, diringankan hukuman yang akan diberikan kepadanya oleh Allah.

Begitu juga dengan nabi Musa yang melihat sekelompok umat yang akan dimasukkan kedalam surga nabi Musa bertanya kepada Allah “apakah itu umatku wahai Allah? Allah menjawab ” bukan wahai musa, melainkan itu adalah umat Muhammad” berharap nabi Musa umatnyalah yag dimasukkan tersebut, lalu nabi Musa bertanya kembali “aku malihat umat yang berbuat begini dan begitu lalu engkau masukkan mereka kedalam surga apakah itu umat ku wahai Allah?” Allah menjawab, “ bukan wahai Musa, itu umatnya Muhammad” nabi Musa bertanya kembali “ terus ada lagi sekelompok yang lain engkau masukkan surga tanpa hisab, apakah itu umatku wahai Allah ?” dijawab lagi oleh Allah “bukan wahai Musa, itu umat Muhammad S.A.W.”  sampai akhirnya nabiAllah musa seorang Rasul yang diutus sebelum Rasulullah meminta kepada Allah , memohon kepada ALLAH berdoa, “kalau begitu ya Allah jadikanlah saya sebagai umat Nabi Muhammad S.A.W” . seorang rasul yang diutus berabad – abad sebelum Rasulullah yang dijuluki sebagai kalimullah (dapat berbicara dengan Allah) meminta kepada Allah untuk dijadikan umat Nabi Muhammad S.A.W, bagaimana dengan kita, Alhamdulilah kita menjadi umatnya nabi besar Muhammad S.A.W tanpa harus meminta.

Kenikmatan lahir menjadi umat Rasulullah ini telah disukuri oleh Umar binkhotob R.A sahabat Rasulullah yang mulia , beliau kalau duduk kadang menangis sendiri kemudian kadang beliau tertawa. Para sahabat bertanya, “wahai Umar kami heran, terkadang kami melihat kau ini menangis dan tetapi diwaktu yang lain  kami melihat engkau  tertawa sendiri kami heran entah apa yang ada dibalik benakmu itu wahai umar?.”

Umar menjawab “ yang pertama saya tertawa karena saya teringat sebelum saya mendapat hidayah dari Allah dan saya belum  menjadi Umat nabi Muhammad S.A.W . Dulu ketika zaman jahiliah saya ini menyembah berhala bukan menyembah Allah, dan kalau datang hari raya semua orang membuat tuhan dari barang yang paling mahal yang mereka miliki, kalau yang puny emas bikin tuhan dari emas, yang punya permata bikin tuhan dari permata. Nah saya ini tidak punya apa – apa disaat hari raya, sesuatu yang paling mahal yang saya punya dirumah hanyalah roti. Akhirnya saya buat tuhan saya dari roti. Kalau saya lapar tangannya saya copot  saya makan, tuhan saya buntung tidak punya tangan, lapar lagi tangannya yang sebelah saya makan, tuhan saya tidak punya tangan, lapar lagi saya makan kakinya sampai habis tuhan saya ada didalam perut saya, makanya saya tertawa sendiri mengingat kebodohan saya sebelum mendapat hidayah dari Allah S.W.T

Nah kalau saya menangis saya ingat dulu kalau zaman jahiliah orang merasa malu kalau memiliki anak perempuan, sampai sampai adatnya orang Arab kalau mau melahirkan dibawa ketengah lapangan bukan dibawa kebidan, digali disebelahnya kuburan, ketika wanita itu melahirkan dan yang lahir seorang bayi perempuan maka langsung seketika itu bayinya dikubur hidup – hidup, kalau yang lahir laki – laki dibawa pulang bayinya dengan penuh kebanggaan. Kenapa kok aib punya anak wanita, karena wanita dijaman itu hanya menjadi selir sebagai wanita hiburan, tentu saja seorang lelaki seperti Umar bin Khotob yang terkenal gagah berani tidak ingin dilecehkan ketika memililki seorang anak wanita. Ketika istrinya melahrikani strinya takut kalau Umar mengetahuai bahwasanya anak yang ia lahirkan adalah seorang wanita, akhirnya ditutup –tutupi ia mengatakan anaknya laki – laki. Akhirnya dibawa pulang oleh Umar diajari naik kuda, diajari memanah, diajari menombak, ia pun tumbuh besar seperti anak laki- laki, akan tetapi dasar anak perempuan sisi perempuannyapun masih sering muncul. Suatu saat Umar bin khotob mengetahui bahwasanya anak yang dilahirkan istrinya adalah seorang wanita, anaknya masih kecil belum baligh dimalam hari dibangunkannya anak wanitanya tadi dibawa keluar ke tengah- tengah lapangan, sayidina Umar bin khotob menggali kuburan untuk anak wanitanya sendiri, ketika menggali untuk mengubur anaknya hidup – hidup Umar bin khotob menetes kan keringatnya dan anaknya mengelap keringat yang ada dikening sayyidina Umar bin Khotob. Sang anak tidak tahu bahwasanya sang ayah menggali kubur untuk dirinya . Selesai Umar menggali kubur dijatuhkannya hidup hidup sang anak kedalam liang kubur yang telah digalinya. Ketika sayyidina umar pulang tangisan anak terdengar sampai perjalanan dirumahnya. Umar bin khotob berkata sampai saat ini saya masih teringat peristiwa itu dan suara tangisan anak saya masih terngiang – ngiang ditelinga saya.

Hal itu terjadi karena beliau belum terikat dengan Rasulullah tapi ketika beliau sudah terikat dengan rasulullah beliau termasuk golongan yang dimuliakan oleh Allah S.W.T, bukan hanya sayyidina Umar akan tetapi apapun yang sudah terikat dengan Allah akan dimuliakan. apalagi sayidina Umar bin Khotob yang sampai Rasulullah berdoa “ ya Allah masukkanlah dari kdua Umar, entah itu Umar ibnu Khotob atau Umar yang dimakzud saat itu ialah Abu Lahab, sampai akhirnya yang mendapat hidayah adalah Umar bin Khotob, ketika kenal dengan Rasulullah mendapat hidayah dari Allah S.W.T benar – benar menjadi manusia yang takut kepada Allah, ketakutannya kepada Allah benar – benar luar biasa, rasululllah berkata kalau umar berjalan disuatu arah tak mungkin ada setan yang berani melintas di arah tersebut, bahkan setan akan menyingkkir melintas diarah yang lain karena takut kepada umar bin khotob. Dihadits yang lain disebutkan setan itu lari terbirit – birit jika melihat bayangan Umar bin khotob R.A. itulah manusia – manusia yang memiliki rasa cinta kepada Rasulullah S.A.W.

kalau sudah dipenuhi dengan rasa cinta kepada Rasulullah S.A.W hatinya dipenuhi dengan mahabah maka dimuliakan oleh Allah S.W.T, diagungkan oleh Allah S.W.T mereka ini orang yang mencintai Rasulullah dengan segenap mahabah, cinta yang luar biasa bukan cinta yang bohong, kita yang memperingati maulid satu minggu sudah ndersulo, lihat para sahabat rasulullah mereka mengingat Rasulullah setiap waktu.

Para sahabat setiap hari memerintahkan anak anaknya untuk datang kerumah rasulullah, datanglah kerumah Rasulullah lihatlah bagaimana beliau makan, bagaimana beliau solat, bagaimana beliau bermuamalah sehingga saat itu terdidik anak anak para pecinta Rasulullah.

Al Imam sayrozi dalam kitab al- muazab yang sampai hari kiamat kitabnya dibaca terus sampai hari kiamat, ketika masuk usia baligh berkata kepada ibunya, orang Arab kalau sudah baligh mereka bangga “Bu saya sudah besar, saya sudah dewasa, saya sudah menjadi laki – laki yang perkasa.” Ditanya sama ibunya “ apa yang kau banggakan dari kedewasaanmu, apa yang kau banggakan dari keperkasaanmu?, kamu sudah lihat Rasulullah?” anak baru baligh ditanya oleh ibunya apakah sudah pernah melihat Rasulullah. Dijawab oleh anaknya “ bagaimana saya bisa melihat Rasulullah ibu, sementara Rasulullah sudah meninggal dunia, “ ibunya berkata “ apakah kau tidak membaca dalam sohih al- buhori halaman sekian dikatakan bahwasanya ambiyak walmursalin mereka hidup dalam kuburnya.” Dijawab sama anaknya “ terus bagaimana caranya agar saya bisa melihat Rasulullah, apakah bisa?.” Kemudian ibunya berkata, apakah kamu tidak membaca dalam sohih al- buhori yang menerangkan bahwa siapa yang melihat aku itu sesungguhnya aku, setan tidak bisa menyerupai aku.” Anaknya semakin tertarik “ ajari bu, ajari aku menjadi laki – laki yang perkasa, saya ingin menjadi benar – benar lelaki.” Ibunya menjawab “ perbanyak solawat, kerjakan sunah sunahnya, tunjukkan mahabah kepada Rosul, perbanyak solawat kepada beliau.” Sunah –sunahnya rosul dikerjakan, setiap malam tahajud, sebelum solat pakai siwak, makan pakai tangan, semua sunah- sunah rasul dikerjakan akhirnya sang anakpun mimpi bertemu dengan Rasulullah. Pada esok harinya dia membawa kabar gembira tadi kepada ibunya. “ Ibu, Alhamdulilah tadi malam saya betemu dengan rasulullah dalam mimpi.” Sang anak ingin ibunya mendngar kabar ini gembira, namun ibunya belum bahagia, ditanya sama ibunya “ kamu melihat Rasulullah itu dalam mimpi atau dalam keadaan sadar.” Anaknya menjawab “ ya mimpilah bu, bagaimana mungkin saya bisa bisa melihat Rasulullah dalam keadaan sadar orang beliau sudah wafat. Sama ibunya dijawab “ orang – orang tua disekitar kita, tetangga tetangga kita suadah biasa jika hanya melihat Rasulullah dalam mimpi, saya tidak ingin kamu biasa – biasa saja seperti tetangga – tetangga kita ini saya ingin kamu luar biasa.” Kata anaknya “bagaimana saya bisa melihat Rasulullah kalau Rasulullah sudah tidak ada?.” Ibunya berkata “ coba kamu baca bukhori halaman sekian disitu dijelaskan, siapa yang sudah melihat saya dalam mimpi pasti akan datang saatnya melihat saya dalam kadaan sadar, dan ingat setan tidak mungkin menyerupai diriku selama- lamanya kata Rasulullah. Teruskan perjuangan mu nak, tambah mahabah kepadanya, perbanyak salalawat” denagan rasa cinta yang dipupuk sedari kecil akhirnya sang anakpun dapat betemu dengan Rasulullah dalam keadaan sadar. Esok harinya sang anak wajahnya suadah lain, wajahnya sudah terkena sinarnya Raslullah S.A.W sehingga wajahnya iu seperti sempalan rembulan. Ketika bertemu dengan ibunya, ibunya tidak perlu bertanya karena ibunya telah melihat cahaya diwajah sang anak. Dan ibunya berkata “ wahai anakku sekarang engkau telah menempatkan posisi derajatmu sebagai laki- laki perkasa yang diridloi oleh Allah S.W.T. Bisa dilihat jaman dahulu berarti istimewanya luar biasa bisa melihat Rasulullah didalam mimpi sudah dianggap hal biasa, karena hatinya sudah luar biasa bersihnya, hatinya sudah penuh dengan mahabah.

Luar biasa didikan orang dahulu mereka sangat cinta kepada Rasul, ada majlis maulid dimana saja mereka lari kesitu, ada majlis solawatan langsung kesitu,  setiap hari tidak akan terlewatkan kecuali satu amalan yang dibiasakan yang  dapat membahagiakan rasulullah, setiap hari membaca salawat seribu kali, setiap hari membaca salawat sepuluh ribu kali. Bahkan orang – orang dahulu mengistighfari perbuatan erbuatan mubah, biasanya membaca salawat 1000 dalam sehari, hari ini ia lupa tidak membaca, ia menangis ya Allah sekian hari kemarin saya sudah istiqomah dengan seribu solawat  tapi hari ini saya lupa tidak membacanya, nangis, ditangisi karena hatinya yang sangat bersih. Bahkan diriwayatkan orang- orang tedahulu itu mengistighfari perkara perkara yang mubah. Kalau kita berbuaat haram mungkin kita lupa, berbuat haram kita lupa kadang kadang istighfar, orang orang terdahulu mengistighfari perbuatan yang mubah, karena apa yang mubah ini bisa menjadi ibadah. Contohnya minum air, kita minum air tidak dilarang tidak mendapat pahala dan juga tidak mendapat dosa karena perbuatan mubah. Orang dahulu tidak mau berbuat yang tidak mendekatkan diri kepada Allah. Minum air untuk merasakan sukurnya Allah S.W.T dan supaya badannya sehat untuk ibadah kepada Allah S.W.T. mau mandi diniati mandinya mengikuti sunahnya nabi, mandi untuk membersihkan diri, karena Rasulullah bersabda ANNADLOFATU MINAL IMAN kebersihan itu sebagian dari iman. Ingin makan dengan makan kita bisa mengucapkan syukur dengan merasakan rizkinya Allah. Berbuat mubah yang tidak dibarengi dengan niat, mereka menyesal, oleh karena itu orang jaman dahulu mudah untuk diangkat derajatnya, sampai dikatakan banyak para waliyullah pada zaman orang  sebelum kita karena mereka dididik oleh orang tua mereka dengan sebaik- baik didikan. Benar- benar mengikuti Rasulullah S.A.W mencintai Rasulullah S.A.W dalam hatinya benar-benar mahabah.

Sekarang kita mau solat khusyuk saja susah,karena apa? Karena hati kita belum ada mahabah kepada solat, kalau orang mau solat khusyuk hatinya harus punya mahabah cinta kepada solat, bagaimana caranya cinta kepada solat, cinta kepada orang yang mengajari solat kita pertama kali terlebih dahulu, orang yang pertama mendapat mandat perintah isra’ dan mi’raj. Kalau kita mencintai Rasulullah maka kita akan mencintai syariatnya, kita akan cinta solat, kalau kita cinta sama Rasulullah, kita cinta solat, maka salat khusyukpun sangatlah mudah.

makanya tidak heran kalau membaca riwayat- riwayatnya orang terdahulu Al imam zainal abidin setiap hari memiliki wirid 1000 rakaat, setiap hari dilaksanakan tanpa lelah, tanpa mengeluh, karena beliau sudah memiliki mahabah terhadap solat, seperti halnya dengan solat kalau kita sudah cinta terhadap sesuatu maka kita tidak akan bosan melakukannya berlama- lama. Kita suka dengan televisi kita duduk ber jam-jam di depannya tidak akan terasa. Nah Al-Imam Zainal Abidin solat sunah setiap malam seribu rakaat tidak  pernah merasa lelah, karena mahabahnya kepada Rasulullah. Orang- orang terdahulu kalau solat seperti patung tak tergerak sedikitpun burung tak bisa membedakan antara orang yang solat dan dahan pohon.  Ketika ada orang yang sedang solat garuk- garuk jenggot, Rasulullah berkata tidak mungkin seorang yang menggaruk – garuk jenggot ini solatnya khusyuk. Orang yang khusyuk solatnya pasti diam seperti tiang. Bayangkan orang- orang terdahulu kalau solat seperti tiang.

Al Imam Zainal Abidin ketika solat kampungnya terbakar, orang – orang berteriak, wahai cucu Rasulullah kampung kita terbakar,tetapi beliau tetap tidak tergerak dari solatnya, beliau tetap khusyuk di SUBHANA RABIYAL ADZIMI WABIHAMDI hanyut dalam dzikir- dzikir shalat, seusai solat ditanya , wahai cucu rosulullah apakah engkau tidak dengar kalau kampung kami ini kebakaran, kata Al Imam Zainal abidin “ ya saya dengar “  “lalu kenapa kamu tidak beranjak dari solatmu, rumahmu terbakar takutnya roboh dan engkau tertimpa rumahmu”. Imam Zainal Abidin menjawab “Saya tadi melihat api di depan saya, saya teringat akan dahsyatnya api neraka oleh karenanya aku sangat takut dan semakin khusyuk dalam solatku agar Allah S.W.T semakin ridlo kepada ibadah ku semenjak akhil balik sampai sekarang. Inilah orang orang yang senantiasa hatinya dipenuhi dengan mahabah terhadap rasulullah, sifatnya rasulullahpun tertular dihati mereka.

Kalau kita senan tiasa aktif menghadiri majlis majlis seperti ini Allah akan mengangkat derajat kita. Kalau kita kupas satu persatu fadzilahnya maulid tak akan pernah ada habisnya. Sebagaimana dikatakan kalau kita menulis fadzilahnya maulid itu kita punya polpen tintanya dari air laut kita gunakan untuk menulisnya niscaya itu tinta tidak akan cukup untuk menulis. Salah satu fadzilahnya yaitu ketika isra’mi’raj, rasulullah melihat malaikat yang aneh, malaikat yang memiliki seribu tangan, disetiap tangannya memiliki seribu jari, Raulullah sampai terheran- heran , wahai jibril siapakah malaikat ituapa tugasnya. Jibril menjawab “ ya rasulullah malaikat itu memiliki seribu tangan dan disetiap tangan nya memiliki seribu jariuntuk menjalankan tugas dari allah untuk menghitung air hujan yang turun” kaget rasulullah ditanyanya malaikat yang sedang sibuk menghitung dengan jari jemarinya “ apakah enkau mengetahui jumlah hujan yang diturukan ALLah semenjak bumi ini diciptakan sampai hari kiamaT? “ dijawab leh mlikat “jangankan jumlahnya, bahkan rinciannyapun saya tahu, berapa tetes yang diturunkan dilangit, berapa tetes yang diturunkan dimuka bumi, berapa tetes yang diturunkan diperkebunan.”kata  rasulullah alangkah hebatnya hafalan yang diberikan oleh Allah kepadamu. Kata malaikat itu “ tapi saya masih ada yang kurang ya Rasulullah, ada satu hal yang tidak bisa saya hitung karena saking banyaknya jumlah yang takterkiramelebihi air hujan.” Ditanya oleh rasulullah apa yang tidak bisa kamu hitung kalau jumlah air hujan saja kau bisa menghitungnya, malaikat itu menjawab “akau tidak bisa menhidung pahala umatmu yang berkumpul dalam suatu majlis dan didalam majlis tersebut mereka berdzikir kepada Allah ketika mereka mendengar nama mmu disebutkan mereka semua bersolawat kepadamu. Akau tiak dapat menghitung pahala mereka sekelompok orang yang kumpul yang disitu disebutkan nama Muhammad dan mereka semua serentak bersolawat kpada Rasululllah. Pahala merekalah yang tidak bisa dihitung. Jadi betapa besarnya pahala orang orang yang berkumpul dan bsolawat kepada Rasululllah S.A.W.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s